Kamis, 09 Maret 2017

Belajar Makan Sendiri (1)

Hari 2 “ Tantangan Kemandirian Anak”



Belajar Makan Sendiri (1)


                Aksi GTM bagi para Ibu bukanlah perkara yang baru. Namun sanggup membuat Ibu pusing tujuh keliling. Dibutuhkan kreativitas dan kecermatan yang tinggi untuk mengembalikan kebiasaan positif anak dalam menghadapi makanan. Kreatif yang dimaksud meliputi kemampuan menyiapkan menu-menu baru yang menggugah selera anak, kreatif dalam mendesain model aktivitas yang dapat membantu anak lahap menikmati makanannya, dan berbagai bentuk kreativitas lainnya. Di sisi lain, Ibu juga harus cermat dalam mengamati apa alasan dibalik aksi GTM anak. Rasa makanannyakah yang tidak enak? Sehatkah si anak? Jangan sampai karena sariawan atau radang tenggrokan, Ibu sudah langsung melabel anak dengan GTM holic, dan sebagainya. Hal tersebut juga berlaku bagi saya..
                Putri kecilku tipikal anak yang kurang doyan makan. Jika ada banyak makanan yang tersaji di depannya, baik makanan berat maupun camilan – hanya akan dipandang manis oleh Ilma. Apabila jam makannya tiba, maka Ilma hanya akan menikmati makannya sekitar 2-3 kali suapan. Umminya jadi galau akut kalau kaya gini...
                Kelas bunda sayang  kemudian menantangku untuk menc  Maka pembelajaran kemandirian pertama adalah makan sendiri. Ilma memulainya dengan belajar mengupas telur rebus sendiri.
oba melakukan hal yang seharusnya saya kerjakan dari dulu, yakni melatih kemandirian Ilma. Karena susah makan, saya jadi berpikiran “mungkin Ilma akan makan lebih lahap jika ia sendiri yang menyuapi dirinya”.
Ø  Alat dan bahan : 1 butir telur rebus dan 1 piring
Ø  Cara bermain     : Berikan anak 1 butir telur yang sudah direbus, dan biarkan anak belajar  untuk mengupas  kulitnya sampai bersih.
Ø  Tujuan :  Melatih kemandirian anak, sebagai stimulasi motorik halus aank, melatih fokus dan kesabaran anak.

#Level2
#KuliahBunsayIIP
#MelatihKemandirian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar