Rabu, 01 Februari 2017

Komunikasikan Pilihanmu



Hari 4 “Tantangan Komunikasi Produktif”

 Komunikasikan Pilihanmu



Allahumma shoyyiban naafi’an..
Hujan yang beberapa hari ini mengguyur kota Makassar membuat beberapa pengendara harus mencari alternatif jalan lain karena banjir, termasuk kami. Perjalanan ke rumah nenek menjadi tiga kali lipat lamanya. Sebabnya bukan hanya karena genangan yang mirip susu cokelat -  kata Ilma, tapi juga karena rute perjalanan kami yang ternyata hari itu sedang tidak beruntung. Alias nyasar  ta’ putar-putar..

Sudah biasa yah bagi pasutri berdiskusi dulu mau lewat mana kalau mau pergi ke suatu tempat. Ceritanya kami mau ke Antang dari Rumang Polong – Gowa.

Abi: “ Jadi lewat mana Mi? Kembali ke Hertasning lewat Pao2? Tapi di jalannya tadi ada truk besar, mungkin agak macet. Atau cari jalan pintas lewat Citra Garden?”
Ummi: “ Terserah Abi saja. Lewat Citra Garden juga bisa, nanti bertanya saja sm orang di jalan”.

Dan berbeloklah Abi menuju jalan yang telah kami sepakati. Namun disepanjang perjalanan, Abi selalu bilang “Kaya’nya ini salah jalanki Mi”.Melewati perapatan empat, kami bertanya ke polantas yang kebetulan bertugas. Jalan menuju bundaran samata belok kiri. Oke..kami ikuti! Perjalanan kami lanjutkan. Lewat pertigaan, kami bertanya lagi. Bapak penjual buah bilang belok kiri lagi. Okeee…lanjutt lagi. Hingga kami menemukan ujung jalan tadi, dan tadaaaaaa…..apa yang terjadi permisa? Ternyata kami kembali ke jalan awal yang kami lewati sebelumnya. Hummfhhh….astagfirullah. Sukses sudah nyasar kami pagi itu. Padahal keluarga sudah menunggu kedatangan kami karena mobil yang kami gunakan akan dipakai calon pengantin laki-laki meuju lokasi ijab qabul.

Karena jengkel dengan keadaan, tanpa sadar saya ngomong “ Seandainya tadi lewat jalan yang satunya di’..(sambil melirik suami). Tiba-tiba suami ngomong “ tadi kan sudah sepakat sebelum kita pilih jalan yang mau dilalui. Jadi keputusan yang sudah diambil bersama tidak perlu disesali lagi.”
Di dalam hati saya masih cengengesan, hihihi…Maafkeun bi..

***
Peristiwa tadi kembali memberikan pelajaran kepada saya. Bagaimanapun hasil dari keputusan yang diambil jika itu sudah disepakti bersama, maka jalanilah. Jika tidak sesuai dengan harapan, maka berusahalah mengikat makna dari kejadian yang ada. Penting bagi pasutri untuk mengkomunikasikan semua hal terkait kehidupan mereka. Supaya di tengah perjalanan rumah tangga tidak ada lagi saling menyalahkan atau penyesalan akan keputusan yang dipilih. Semoga bermanfaat.

#hari4
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Tidak ada komentar:

Posting Komentar