Senin, 06 Februari 2017

Komunikasi Waktu Dinner



Hari 7 “Tantangan Komunikasi Produktif”




Normalnya , waktu pulang kantor suami jam 17.00 wita. Namun beban pekerjaan yang banyak, menjadikan momen kebersamaan kami lebih banyak dimulai selepas Isya. Tak ada pilihan selain menikmatinya, J
Dasar emak-emak yah, kadang kurang peka dengan kondisi suami ketika pulang kantor. Hari ini, entah kenapa hasrat untuk mengeluarkan 20.000 kata begitu menggebu. Hingga lupa, kalau sosok berhati lembut di sampingku begitu lelah (maafkan istrimu yang cerdas linguistik ini,wkwkwk…)

Setelah mendengar uraian cerita istrinya yang panjang kali lebar, pak suami tiba-tiba menawarkan tema forum keluarga malam ini membahas percakapan saat dinner. Oke..siap bos!
Forum dimulai, saya masih menebak-nebak Abi mau ngomong apa. Masih diliputi rasa bersalah karena tadi tiba-tiba nyerocos kesana kemari.

Abi: “ Mii..bisa kah itu kalau saat makan malam, kita ceritanya yang santai-santai saja?”
Ummi: “ Maksudnya? Santai bagaimana bi?”
Abi: “ Yaah kan tau, saya baru pulang kantor,pekerjaan banyak, kadang pusing. Jadi harapannya kalau sampai di rumah, mau bahas yang senang-senang saja dulu. Misalnya: Ilma ngapain saja seharian ini? Main apa sama Ummi? Pokoknya tidak usah yang serius sekali bahasannya”
Ummi: (masih merasa bersalah) “ Eehh…iya, maaf tuk yang tadi yak. Ga nyadar ka kalau ceritanya bikin beban, hehe. Oke, besok-besok saya coba .
Abi: “ Kalau bisa, cerita yang penting-penting kita bahas sama-sama kalau Ilma sudah tidur. Supaya bisa fokus ceritanya.”
Ummi: “ Iya..in syaa Allah. Sama-sama belajar nah…”
***

Waooww...., forum komunikasi produktif hari ini dihandle langsung suami. Terima kasih sudah mau bersabar dan bersemangat belajar bersamaku…

#hari7
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Tidak ada komentar:

Posting Komentar